Desain Arsitektur Rumah Tropis dan Subtropis

Desain Arsitektur Rumah

Desain Arsitektur Rumah – Selayaknya dalam memilih pakaian yang tepat untuk digunakan pada kondisi cuaca tertentu, membangun rumah pada daerah yang tropis dan subtropis pastinya juga mempunyai perbedaan.

Ciri mendasar tentang perbedaan rumah tropis dan subtropis terletak pada kontruksi bangunannya. Ini dikarenakan setiap iklim mempunyai pengaruh masing-masing terhadap kekuatan material bangunan itu sendiri.

Desain arsitektur untuk rumah tropis dan rumah subtropis pasti berbeda, sehingga dapat dibilang bahwa iklim tropis lebih bersahabat jika dibanding dengan iklim subtropis.

Sebagaimana yang sudah diketahui, iklim tropis hanya berisikan dua musim saja, yaitu musim penghujan dan musim kemarau.

Sedangkan pada daerah yang mempunyai iklim subtropis, cuaca bisa sangat bervariasi mulai dari musim dingin, musim panas, musim semi dan musim gugur.

Dengan banyaknya cuaca yang selalu datang bergantian, secara tidak langsung hal ini akan berpengaruh pada tingkat ketahanan rumah itu sendiri. Karenanya, jenis material dan kontruksi yang digunakan juga harus berbeda.

Desain Arsitektur Rumah Tropis

Desain Arsitektur Rumah

Pemahaman Arsitektur & Iklim Aritektur dan  iklim dikenal salah satunya sebagai pendekatan arsitektur bioklimatik.

Bioklimatik menggambarkan suatu pendekatan desain bangunan yang diinspirasikan  keadaan alam dan  menggunakan logika yang berkelanjutan didalam  setiap aspek suatu  proyek, memfokuskan  pada optimasi dan penggunaan lingkungan.

Logika–logika tersebut meliputi kondisi peruntukan lahan, ekonomi, konstruksi, manajemen bangunan, serta kesehatan dan kesejahteraan  manusia melalui keadaan fisik bangunan

Dalam persyratanya arsitektur tropis dapat di simpulkan sebagi berikut :

  1. Pola rancangan beradaptasi penuh terhadap iklim Kaidah arsitektur tropis (tradisional) secara cermat diikuti, secara bersamaan digunakan pula rancangan arsitektur modern hingga detail elemen bangunan.
  2. Pola rancangan beradaptasi terhadap iklim, dilengkapi alat kenyamanan suhu kaidah arsitektur tropis diikuti, namun dengan pertimbangan tertentu digunakan alat kenyamanan suhu.
  3. Pola rancangan menggunakan sebagian kaidah adaptasi terhadap iklim, dilengkapi alat kenyamanan suhu kaidah arsitektur tropis pada beberapa elemen rancangan diterapkan, pada bagian lain
  4. Pola rancangan mengunakan bentuk tradisional tanpa memperhatikan kaidah iklim pola rancangan tidak menggunakan kaidah adaptasi terhadap iklim.

Arsitektur tropis merupakan arsitektur yang berada di daerah tropis dan telah beradaptasi dengan iklim tropis. Indonesia sebagai daerah beriklim tropis memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap bentuk bangunan rumah tinggal, dalam hal ini khususnya rumah tradisional.

Kondisi iklim seperti temperatur udara, radiasi matahari, angin, kelembaban, serta curah hujan, mempengaruhi desain dari rumah-rumah tradisional. Masyarakat pada zaman dahulu dalam membangun rumahnya berusaha untuk menyesuaikan kondisi iklim yang ada guna mendapatkan desain rumah yang nyaman dan aman.

Konsep rumah tropis, pada dasarnya adalah adaptasi bangunan terhadap iklim tropis, dimana kondisi tropis membutuhkan penanganan khusus dalam desainnya.

Pengaruh terutama dari kondisi suhu tinggi dan kelembaban tinggi, dimana pengaruhnya adalah pada tingkat kenyamanan berada dalam ruangan.

Tingkat kenyamanan seperti tingkat sejuk udara dalam rumah, oleh aliran udara, adalah salah satu contoh aplikasi konsep rumah tropis.

Meskipun konsep rumah tropis selalu dihubungkan dengan sebab akibat dan adaptasi bentuk (tipologi) bangunan terhadap iklim, banyak juga interpretasi konsep ini dalam tren yang berkembang dalam masyarakat; sebagai penggunaan material tertentu sebagai representasi dari kekayaan alam tropis, seperti kayu, batuan ekspos, dan material asli yang diekspos lainnya.

Cara lain untuk memperkecil panas yang masuk antara lain yaitu :

  1. Memperkecil luas permukaan yang menghadap ke timur dan barat.
  2. Melindungi dinding dengan alat peneduh. Perolehan panas dapat juga dikurangi dengan memperkecil penyerapan panas dari permukaan, terutama untuk permukaan atap.

Itulah desain arsitektur rumah tropis yang harus Anda ketahui. Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk Anda ya!