Interior Rumah Scandinavian untuk Hunian Fungsional

Interior Rumah Scandinavian – Desain rumah scandinavian sebagai salah satu ide yang kerap diaplikasikan pada tempat tinggal. Bukan tanpa alasan, konsep scandinavian memiliki filosofi desain dengan ciri khas simpel, fungsional, dan garis rumah yang bersih.

Style scandinavian sendiri ada selama tahun 1930-an di negara nordik seperti Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia, dan Swedia.

Berdasarkan konsep desainnya, rumah scandinavian harus dibikin selaras dengan lingkungan dan mengedepankan pemakaian jangka panjang pada perlengkapan dan interior di dalamnya.

Dengan mengedepankan kesederhanaan, desain rumah scandinavian sangat pas bagi Anda yang tidak sukai dengan suatu hal yang sulit dan ingin hunian yang minimalis.

Bila Anda sedang merencanakan untuk membuat desain rumah ala-ala scandinavian, yok simak artikel berikut ini untuk memperoleh 6 ide interior rumah scandinavian seperti berikut.

Interior Rumah Scandinavian untuk Hunian Fungsional

  1. Dominasi Warna Netral Sebagai Fokus

Interior Rumah Scandinavian

Karena junjung tinggi kesederhanaan, warna-warna yang biasa dipilih pada rumah scandinavian ialah palet minimalis seperti putih, hitam, dan abu-abu. Anda bisa bermain dengan gradasi dari beberapa warna itu saat memilih furnitur.

Selainnya membuat kesan-kesan bersih dan tenang pada tempat tinggal, pemilihan warna-warna minimalis akan membantu perabot dengan warna menonjol seperti biru laut atau hijau kelihatan lebih stand out.

  1. Memaksimalkan Peranan Perlengkapan

Sesuai prinsip desainnya, rumah scandinavian mendorong pemiliknya untuk memprioritaskan nilai fungsional pada tiap perlengkapan. Bukan tanpa argumen, perlengkapan dengan peranan ganda akan membuat ruang terlihat lebih lega karena tidak banyak barang berserakan.

Saat menghias rumah ala scandinavian, upayakan beli beberapa barang multi-fungsi seperti bangku dengan ruang penyimpanan di bawahnya atau meja dengan kaki yang dapat ditata ketinggiannya hingga bisa dipakai dalam beragam keadaan.

  1. Gabungan Elemen Kayu dan Metal
Baca Juga:  Konsep Warung Kopi: Ruang Kreativitas dan Kenikmatan

Interior Rumah Scandinavian

Salah satunya keunikan interior rumah scandinavian ialah banyak memakai komponen kayu bukan hanya pada perlengkapan tetapi lantai. Untuk mengaplikasikannya di dalam rumah, Anda bisa beli kitchen set dengan pintu kayu atau pilih bangku meja makan dari kayu.

Bukan hanya kayu, desain rumah scandinavian sekarang ini banyak juga bermain dengan menyatukan komponen metal. Memasangkan lampu menggantung berbahan metal di ruangan tamu bisa menambahkan refleksi yang cantik pada perlengkapan kayu yang sudah dikasih pelitur.

  1. Sentuhan Tanaman dan Bunga Fresh

Supremasi warna minimalis pada rumah scandinavian kemungkinan membuat ruang berasa terlampau kosong dan hampa. Supaya ruang makin hidup, saran elemen alam seperti tanaman hias atau bunga segar pada pojok rumah dan di atas meja.

Coba bermain dengan bermacam tipe tanaman, seperti tanaman pampas grass kering yang mempunyai warna earth tone, calathea lutea, atau bunga lily pink untuk dekor manis dan fresh di meja makan.

  1. Tentukan Lantai Warna Jelas

Interior Rumah Scandinavian

Pada rumah scandinavian, warna jelas seperti putih bukan hanya diaplikasikan pada dinding tetapi juga lantai. Biasanya lantai rumah scandinavian memakai material kayu keras atau vinyl kayu warna putih.

Penyeleksian warna jelas akan semakin memperjelas kesan-kesan bersih dan luas pada rumah scandinavian. Supaya lebih hangat, Anda bisa menambah karpet bulu-bulu dengan warna alami.

  1. Pakai Jendela Besar

Supaya makin bersatu dengan alam, yakinkan Anda pilih jendela memiliki ukuran besar pada tempat tinggal.

Awalannya, ide ini diaplikasikan karena beberapa negara skandinavia kerap alami musim dingin panjang yang gelap. Karenanya, rumah mereka terpasang jendela besar untuk tangkap tiap sinar matahari dengan optimal.

Tetapi pada aplikasinya di daerah tropis, memasangkan jendela besar akan membuat perputaran udara di rumah lebih lancar. Disamping itu, jendela besar yang kurang teralis akan membuat fantasi seakan tidak ada batas di antara rumah dengan alam.