Karakteristik Material Terhadap Suhu dan Kelembaban

Karakteristik Material Terhadap Suhu – Faktor kenyamanan dalam sebuah bangunan dipengaruhi oleh perancangan/desain arsitektur bangunan.

Pada teori arsitektur dan energi, solusi disain secara makro untuk bangunan hemat energi adalah dengan menggunakan teknik pasif pada bangunan.

Diantaranya orientasi bangunan, volume dan bentuk bangunan, bukaan pada bangunan, kulit bangunan, konstruksi bangunan, lansekap, dan cooling effect.

Karakteristik Material Terhadap Suhu dan Kelembaban

A. LANTAI

1. Keramik

Karakteristik Material Terhadap Suhu

Material lantai satu ini kerap dipilih karena proses pemasangannya yang relatif praktis.  Pilihan dari varian keramik juga sangat bervariasi mulai dari segi ukuran, tekstur, hingga pola dan warna.

Soal harga, jenis lantai ini juga bisa didapatkan dengan harga murah hingga harga yang mahal sekalipun. Keramik bersifat keras dan tahan kelembapan sehingga sulit sekali rapuh termakan umur karena kelembapan air.

2. Batu Alam Granit dan Marmer

Meskipun memberikan kesan artistik dan alami, kelemahan dari material lantai batu alam seperti granit dan marmer adalah sifatnya yang berpori sehingga gampang menyerap noda. Tanpa perawatan ekstra, bisa-bisa lantai batu alam bisa mudah berubah warna.

Untuk area ruangan-ruangan yang selalu basah atau lembah, material granit jauh lebih direkomendasikan dibandingkan marmer karena memiliki pori-pori yang lebih padat. Sedangkan marmer bisa diaplikasikan pada dinding karena jarang tergenang air.

 

3. Lantai Parket

Karakteristik Material Terhadap Suhu

Lantai parket memberi kesan estetika yang lebih terhadap ruangan. Hanya saja, diluar harganya yang mahal, perawatan yang dibutuhkan lantai parket juga lebih sulit mengingat sifat-sifat natural kayu yang dibawanya.

Hindari tergenangnya air serta ekspos dari matahari yang berlebihan agar warna dari parket tak cepat berubah dan rusak karena karakteristik parket rentan terhadap genangan air.

Baca Juga:  Contoh Rumah Modern Tropis Minimalis

 

4. Lantai Vinyl

Pemasangan material lantai vynil juga sangat mudah dengan pilihan pola dan warna yang lebih variatif dan konsisten karena merupakan buatan pabrik. Hal ini juga membuatnya lebih tahan terhadap air dan kotoran jika dibandingkan dengan lantai parket

Selain nggak bisa benar-benar memberikan kesan seperti lantai kayu asli, kekurangan dari lantai vynil adalah mudah mengelupas, terutama jika kita kerap menggeser barang-barang berat seperti lemaridan meja makan dan bersentuhan langsung dengan lantai.

B. DINDING

1. Bata Merah

Karakteristik Material Terhadap Suhu

Bata merah dianggap sebagai bahan yang kuat, mudah dipasang, dan sebagian besar tukang bangunan sudah mengerti bagaimana cara memasangnya dengan benar. Selain itu, bata merah juga cenderung memiliki harga yang masih terjangkau.

Kita juga bisa mengaplikasikan bata merah baik itu sebagai dinding eksterior ataupun dinding interior. Kuat dan tahan lamanya batu bata tergantung pada pembuatannya, jika pembakarannya tidak sempurna maka bata tidak akan bertahan lama bias retak bahkan pecah.

 

2. Bata Ringan

Bata ringan jelas lebih ringan daripada bata merah sehingga banyak diminati mereka yang membangun rumah dengan beberapa lantai atau proyek-proyek besar dan bangunan tinggi karena bisa membuat volume struktur tidak terlalu berat dan lebih hemat.

Hanya saja, bata ringan memiliki harga yang cenderung sedikit lebih mahal dari material dinding lainnya.

 

3. Batako

Batako sendiri terbuat dari campuran semen dan pasir. Sayangnya, batako cenderung kurang kuat jika dibandingkan dengan bata merah dan ada resiko dinding merembes andai terjadi hujan lebat karena sifat batako yang cenderung menyerap air.

4. Papan Kalsium

Papan Kalsium lebih tahan terhadap air dan lembab. Bila terkena air, papan kalsium tidak akan terurai seperti halnya papan gypsum, ataupun terkelupas seperti triplek atau multiplek.

Baca Juga:  Model Dak Teras Rumah Modern. Bikin Tetangga Iri!!

Namun papan kalsium bila terkena air dan lembab akan mudah sekali terdapat bercak-bercak hitam (jamur), tetapi hal ini dapat diatasi dengan pengamplasan dan pengecatan kembali.

Papan kalsium memiliki material yang cukup padat, bahkan lebih padat dari plesteran dinding bata pada umumnya.

Oleh karena itu dari segi akustik papan kalsium cenderung tidak dapat menyerap suara dengan baik dan tidak cocok untuk ruang yang membutuhkan peredaman suara (misal ruang pertunjukan atau studio).

5. Kaca

Sifatnya yang mampu meneruskan cahaya membuat rumah dengan dinding kaca lebih hemat energi karena pencahayaan pada siang hari cukup dengan sinar matahari. Mampu memaksimalkan pemandangan di luar ruangan.

Walaupun mudah kotor, tetapi mudah juga untuk dibersihkan.  Memberikan kesan luas pada ruangan sempit.  Memberikan kesan tidak ada sekat antara ruangan satu dengan yang lainnya. Kedap suara, Kedap air, Memberikan kesan modern pada hunian.